Hujan Desember masih bertahan sejak siang
Renyai. Mengurung waktu
Senja semakin asing
kota pun malas terkantuk-kantuk
Segalanya tergenang
Menderas kenangan
lagu pun sayup. Belaian
yang tersia, sisa usia
Ragu dan bertanya
kapan engkau terbangun
dari lena kantukmu
Nikmat
dan lupa
Di sini berdiri tugu
dan di sini engkau istirah
Di sini kita bertemu
di sini kita berpisah
Menderas kenangan
menderas haru
Menderas hujan
menderas tangis
kenangan pun
tak habis-habis
1969
=BUDIMAN S. HARTOJO=
Tidak ada komentar:
Posting Komentar