Tak ada jang hendak dibuat
aku hanja duduk dan melihat:
Orang berpasangan, duduk-duduk atau berdjalan
asjik berbitjara, tertawa, bertjiuman
menikmati kebahagiaan hingga tandas
dalam hidup-serba-terbatas
jang tak pernah merasa puas
Tak ada jang ambil peduli
pada seorang asing jang termenung sunji
sepandjang pagi
Di sini matahari terbit
tapi entah di mana
Di sini matahari terbenam
tapi entah di mana
Sinarnja tak pernah tiba di bumi
tersangkut di gedung-gedung tinggi
Di sini hidup keras dan liat
besipun luluh dan tjair
tapi hati tak pernah tjadi terharu
melihat nasib malang ajahbunda
terdampar dalam sepi jang ngilu
menanti-nanti achir usia
Dan pada malam hari
orang-orang megap-megap mentjari
entah apa, entah bagaimana
lalu tiba-tiba berteriak
memanggil dirinja sendiri
jang djauh tersembunji
dalam kesibukan rutin sehari-hari
Ada jang bernjanji
suaranya parau dan redup
menjenandungkan kerisauan hidup
jang dalam lara dan dukana
penuh gairah dan warna
jang memberi arti
akan setiap hembusan udara jang dia hirup
Ada jang berdjalan
ah, mereka selalu berdjalan dan selalu bergegas
hendak menangkap setiap saat jang melintas
untuk membuatnja abadi
terpaku dalam kefanaan waktu
agar mendjadi bukti kehadirannja
dalam hidup jang singkat ini
1972
=AJIP ROSIDI=
Tidak ada komentar:
Posting Komentar