Selasa, 14 Juli 2015

NEW YORK, MUSIM PANAS 1972 karya : Ajip Rosidi

 

Tak ada jang hendak dibuat

aku hanja duduk dan melihat:

 

         Orang berpasangan, duduk-duduk atau berdjalan

         asjik berbitjara, tertawa, bertjiuman

         menikmati kebahagiaan hingga tandas

         dalam hidup-serba-terbatas

         jang tak pernah merasa puas

 

Tak ada jang ambil peduli

pada seorang asing jang termenung sunji

sepandjang pagi

 

Di sini matahari terbit

         tapi entah di mana

Di sini matahari terbenam

         tapi entah di mana

         Sinarnja tak pernah tiba di bumi

         tersangkut di gedung-gedung tinggi

 

Di sini hidup keras dan liat

         besipun luluh dan tjair

         tapi hati tak pernah tjadi terharu

         melihat nasib malang ajahbunda

         terdampar dalam sepi jang ngilu

         menanti-nanti achir usia

 

Dan pada malam hari

         orang-orang megap-megap mentjari

         entah apa, entah bagaimana

         lalu tiba-tiba berteriak

         memanggil dirinja sendiri

         jang djauh tersembunji

         dalam kesibukan rutin sehari-hari

 

Ada jang bernjanji

         suaranya parau dan redup

         menjenandungkan kerisauan hidup

         jang dalam lara dan dukana

         penuh gairah dan warna

         jang memberi arti

         akan setiap hembusan udara jang dia hirup

 

Ada jang berdjalan

         ah, mereka selalu berdjalan dan selalu bergegas

         hendak menangkap setiap saat jang melintas

         untuk membuatnja abadi

         terpaku dalam kefanaan waktu

         agar mendjadi bukti kehadirannja

         dalam hidup jang singkat ini



 

1972

=AJIP ROSIDI=

Tidak ada komentar:

Posting Komentar