Bulu-bulu berserakan di tanah
darah menetes dan berceceran
Seraya menangis menciap-ciap
anak-anak ayam memandang dan kebingungan
saling memandang dan kebingungan
“Ke manakah gerangan ibuku pergi?” tanya mereka
“Kenapa bulu-bulu bertebaran di sini
dan darah berpercikan di mana-mana?”
Mereka tetap termangu-mangu
Tak tahu ibunya telah mati, dipotong lehernya
Melihat ini
Aku pun menangis terisak-isak
Anak ayam pun
Mencintai ibunya
Dan anak ayam pun
Mendambakan cinta ibunya
=ABDUL HADI WIDJI MUTHARI=
Tidak ada komentar:
Posting Komentar