Kita tunggu gemintang, mengerdipkan matanya lembut
kita tunggu angin mencecah arusnya kencang
suara laut di bawah benua dan cuaca
yang membersihkan tanah-tanah di dataran Palestina
dan sejuta suara bagai lonceng berdencang ramai
di mesjid itu, suara para nabi. Terasa waktu
menanti cuaca tiba
Apakah yang bakal terjadi
di benua kita?
di jazirah hitam ini
di mana para rasul dan nabi
diburu dan dibunuh
oleh orang-orang kerdil
dari tengah benua?
Muhammad! Lempangkanlah jalan kami
yang dahulu
(Gaib arwah rasul dan nabi mengucap salam
waktu shalat selesai) dan di relung jagad
yang risau
kerdip gemintang memutih
sampai juga ke negeri masyrik
1970
=ABDUL HADI WIDJI MUTHARI=
Tidak ada komentar:
Posting Komentar