Bisikmu menjelma jelaga hitam
Mengalunkan senandung lengang
Mengiris sisa rasa ke tubir jemu
Aku mulai letih memangku kesabaran
Yang kian terkikis hembus angin
Makin sengau suara jiwamu
Memekikan resah disekujur alur kisah
Membuat gendang telingaku terbakar
Menjatuhkan keping hasrat dari lembar angan
Aku tak mampu lagi mengemas keindahan
Yang semestinya terlahir dari lekukan rahim cinta
Dan dari pelukan kabut
Bayanganmu mulai menghitam
Dan aku sadari
Ada yang mesti kulakukan sebelum malam menjelang
=MERPATI=
Tidak ada komentar:
Posting Komentar