pepohon rindang daun adalah engkau, ibu
tak lelah mengairi dan mengalirkan embun di musim kemarau
engkaulah, wajah yang bukan sekedar wajah
semata tengadah pada buaian rindu
telaga warna adalah wajahmu, ibu
merenda kenangan menyulam riak
dan ombak kasih sayang. Engkau ngalir
dalam nadi menjadi energi mewarnai pelangi
dengan persinggahan adalah juga wajahmu, ibu
sebuah tikar kesabaran tergelar
di altar persembahan
ibu ialah laut biru
di luas hatiku
Bengkel Puisi Swadaya Mandiri, Jambi 2010
=DIMAS ARIKA MIHARDJA=
Tidak ada komentar:
Posting Komentar