kaukah yang berkelebat sebagai bayang di bawah bulan dekat pepohonan?
sebab sudah lama tak kusaksikan di langit bulan telanjang
tapi ini malam tiada selimut awan pekat
dan aku menunggumu -- sebagaimana ayahku menanti kepulangan ibu dari pesta
saat keduanya masih berpacaran -- karena
janjimu, karena inginku selalu bersamamu
tapi kelebat bayang dekat pepohonan di bawah cahaya bulan,
apakah kau yang telah rindu?
atau cuma anganku tentang sesuatu
yang akan datang padaku?
-- sebagai tamu untuk membawaku pesiar--
ah, ini hanya ilusi. angan-angan yang pasti
datang lalu pergi
menghantar kenangan dan membawa pergi ingatan
kelebat bayang itu, apakah untuk tamuku juga
yang menyerahkan kenangan
dan menghancurkan ingatan?
jangan...
291209: 00.12
=ISBEDY STIAWAN Z. S.=
Tidak ada komentar:
Posting Komentar