Selasa, 15 September 2015

TENTU KAU BOLEH karya : Sapardi Djoko Damono

Tentu. Kau boleh saja masuk

 

masih ada ruang

 

di sela-sela butir darahku.

 

Tak hanya ketika rumahku sepi,

 

angin hanya menyentuh gorden,

 

laba-laba menganyam jaring,

 

terdengar tetes air keran

 

yang tak ditutup rapat;

 

dan di jalan

 

sama sekali tak ada orang

 

atau kendaraan lewat.

 

Tapi juga ketika turun hujan,

 

angin tempias lewat lubang angin,

 

selokan ribut dan meluap ke pekarangan,

 

genting bocor dan aku capek

 

menggulung kasur dan mengepel lantai.

 

Tentu. Kau boleh mengalir

 

di sela-sela butir darahku,

 

keluar masuk dinding-dinding jantungku,

 

menyapa setiap sel tubuhku.

 

Tetapi jangan sekali-kali

 

pura-pura bertanya kapan boleh pergi

 

atau seenaknya melupakan

 

percintaan ini.

 

             

 Sampai huruf terakhir

 

sajak ini, Kau-lah yang harus

 

bertanggung jawab

 

atas air mataku.




=SAPARDI DJOKO DAMONO=

Tidak ada komentar:

Posting Komentar