Selasa, 15 September 2015

SONET 4 karya : Sapardi Djoko Damono

“Hidup terasa benar-benar tak mau redup 

ketika sudah kaudengar pesan:

suatu hari semua bunyi rapat tertutup”. 


Penyanyi itu tuli.

Suaranya terdengar perlahan.

Tapi bukankah masih ada langit

yang tak pernah tertutup pelupuknya, 

yang menerima segala yang terbersit

bahkan dari mulut si tuli dan si buta?


Penyanyi itu buta?

Kau tampak gemetar; 

kita pun diam-diam mendengarkannya,

“Cinta terasa baru benar-benar membakar 

ketika pesa kaudengar: padamkan nyalanya!”

Kita pun menyanyi selepas-lepasnya, 

sepasang kekasih yang tuli dan buta.




=SAPARDI DJOKO DAMONO=

Tidak ada komentar:

Posting Komentar