Rabu, 16 September 2015

SAYAP PATAH karya : Subagio Sastrowardojo

sejak berdiam di kota

hati yang memberontak

telah menjadi jinak

kini pekerjaan tinggal

membaca di kamar

barang dua-tiga sajak

atau memperbaiki pagar di halaman

(yang sudah mulai rusak)

atau menyuapi anak

waktu menangis karena lapar

kadang-kadang juga memuji istri

memakai baju yang baru dibeli

--  meneropong bintang

bukan lagi menjadi hobi –

hanya sesekali di muka kaca

aku berkata menghibur diri:

bidadari! sayapmu patah

sekali waktu akan pulih kembali




=SUBAGIO SASTROWARDOJO=

Tidak ada komentar:

Posting Komentar