kulidahkan bahasa sajadah
bagi sang guru batinku
aku datang mendekap mesjid
menguntai wirid
sajadah basah
airmata semata
kupadamkan api benci di hati
kupadamkan
kupahamkan api sufi di hati
kupahamkan
kusahamkan iman di hati
kusahamkan
kumakamkan dendam di hati
kumakamkan
rebana bertalu-talu menghalau risau
rebana berdentam-dentam menikam dendam
engkau sungguh maha pualam
tak pernah diam
Sungaiputri, 1993
=DIMAS ARIKA MIHARDJA=
Tidak ada komentar:
Posting Komentar