aku hanyalah seluwang
menyisir alir batanghari yang mengarus
di riak dan ombak tak lelah kueja kail dan jejaring nelayan
yang setiap saat mengancam ketenangan
hei, siapa mendengar keluhku?
di sepanjang alir batanghari
hidup dan kehidupan seperti rumah terapung
meninggi kala dari ilir mengalir hujan kiriman
kandas di dasar ketika ada pendangkalan alam pikir
aku terus menyisir di antara arus, riak, dan ombak
aku adalah seluwang
merangkai tembang di alir yang tenang
hei siapa mendengar kidungku?
aku, seluwang merindu nelayan pulang
bengkel puisi swadaya mandiri, 2008
=DIMAS ARIKA MIHARDJA=
Tidak ada komentar:
Posting Komentar