Jumat, 18 September 2015

KISAH DUA BAGIAN TENTANG PENARI DAN PENYAIR karya : Isbedy Stiawan Z. S.

1. di penghujung siang

(waktu sangat terbatas)

sesenyum jamuan

sehampar salam

"aku ingin terbang

menemu malam

luruhkan jarak

supaya kau

kian rekat," gumamku

setiap melihat bulan

siang ini di wajahmu

kau menari

aku baca puisi

kau beri setarik tarian

kukasih selarik kiasan

bergerak, melompat

ke dalam kata-kata

ke pusat hentakkan

Kekasih, kita sudah

sampai...


2. selamat siang,

di sini langit benderang

tak ada jamuan

tapi kuingin sebuah tarian

dan akan kubalas

dengan sebait kiasan

kau menari

aku gumamkan puisi

biar langit di hati

taman di bibir

sama-sama berbunga

dan di taman ini

kita jadi adam dan hawa:

bangun firdaus yang baru

tanpa pelata

yang menggoda




Lampung 30 Mei 2007

=ISBEDY STIAWAN Z. S.=

Dok: Suara Pembaruan, 21 Oktober 2007

Tidak ada komentar:

Posting Komentar