1. di penghujung siang
(waktu sangat terbatas)
sesenyum jamuan
sehampar salam
"aku ingin terbang
menemu malam
luruhkan jarak
supaya kau
kian rekat," gumamku
setiap melihat bulan
siang ini di wajahmu
kau menari
aku baca puisi
kau beri setarik tarian
kukasih selarik kiasan
bergerak, melompat
ke dalam kata-kata
ke pusat hentakkan
Kekasih, kita sudah
sampai...
2. selamat siang,
di sini langit benderang
tak ada jamuan
tapi kuingin sebuah tarian
dan akan kubalas
dengan sebait kiasan
kau menari
aku gumamkan puisi
biar langit di hati
taman di bibir
sama-sama berbunga
dan di taman ini
kita jadi adam dan hawa:
bangun firdaus yang baru
tanpa pelata
yang menggoda
Lampung 30 Mei 2007
=ISBEDY STIAWAN Z. S.=
Dok: Suara Pembaruan, 21 Oktober 2007
Tidak ada komentar:
Posting Komentar