kau dengarkah orang-orang
itu menyanyi, di siang gerah?
mungkin Tuhan saja
enggan datang
karena nyanyian itu,
berapa pun baris syair
habis disenandungkan
tapi, kau selalu mendengar
suara orang-orang menyanyi?
entah di ruang mana,
mungkin di rumah-Mu
selagi kau tak ada
dan cinta kehabisan kata
apakah karena syair-syair
yang disenandungkan,
hingga ayat-ayat
kehilangan kebenaran?
kami belum mau mati
di tiang gantungan ini
kami kembalikan ayat-Mu
yang dikhianati
dan kau tak perlu lagu,
tak penting syair-syair!
April 2004
=ISBEDY STIAWAN Z. S.=
Tidak ada komentar:
Posting Komentar