Gayo, yo ayo humpimpah hum
menghirup secangkir kopi pagi
aku menangkup dan menangkap wajah sejarah
jalan yang terentang memanjang, menjangkau pulau-pulau
Gayo, yo ayo humpimpah hum
aroma kopi mengepulkan tarian saman
yo iya iyo Gayo Gayo gayung telah bersambut
menarikan rentak zaman ke penjuru dunia
Gayo, yo iya iyo humpimpah ya allah
hidup dan mati ada di cangkir puisi
yo iya iyo Gayo! Gayo! tarikan lagi irama kopi
bernuansa salsa dan dansadansi
sampai pagi
(bengkel puisi swadaya mandiri, desember 2012)
=DIMAS ARIKA MIHARDJA=
Tidak ada komentar:
Posting Komentar