setelah berkalikali merpati ingkar janji
kembali kukaji notasi “Negeri Sepucuk Jambi
Sembilan Lurah”
anakanak negeri ini gemar benar bersenam pagi
melukis mimpimimpi
berlari di atas aurduri
aku berdiri merentang panjang jembatan ini
riak dan ombak berontak seperti kaligrafi
memusar dan melingkari adat-tradisi
derap sepatu politisi dan birokrasi
aku berlari seperti acep syahril yang nggigil
mindah nasib sendiri (ketika indonesia berlari)
aku berlari seperti ari meratapi dinasti abunjani
aku berlari membawabawa nyeri
dan batanghari masih enggan berbagi
=DIMAS ARIKA MIHARDJA=
Tidak ada komentar:
Posting Komentar