bunga-bunga mekar di langit tak berhujan
malam semakin ngaceng menunggumu
yang mungkin kembali mabuk. dan jalan menjelma jadi
permadani panjang
aku menegang tapi hatiku bimbang
tak pernah sampai menjamah tubuhmu
hujan telah jauh pergi setelah lama
menemani langit
hingga berkabut
kini malam penuh bunga bermekaran
dan menabur aroma
ke bibirku
ah, malam benar-benar ngaceng!
(putik malam akan berbenih, bermekaran
sebagai bunga yang
akan kau petik ketika
fajar nanti)
terimalah sebagai mahar
060110: 00.22
=ISBEDY STIAWAN Z. S.=
Tidak ada komentar:
Posting Komentar