“apakah dadamu dihuni ashabul kahfi?”
demikian kau bertanya di sebuah malam yang lengang
sehabis hujan. “Tidak. Ia justru dihuni sekompi
binatang buas. Raungnya kau dengar, mengguncang
tebing alif-lam-mim-mu, merindu cahaya al-Tawwab”
2000
=SONI FARID MAULANA=
Tidak ada komentar:
Posting Komentar