Minggu, 13 September 2015

AKU DAN JIWAMU karya : Iskandar Yusuf

Daun jatuh luruh menangis bumi tertusuk di pangkal akar

fajar membuka rahasia embun di ranting kering

diskriminitatif yang lahir dari pikiran menghanyutkan harapan di sungai tak muara

satu-satu tiang api langit runtuh membakar sayap tipis

benang takdir putus tersandung di langkah sungsang

nyanyian rindu terasa sumbang ketika garis mata kekasih tak lagi lurus menimbang

kemunculan hal-hal berubah sesuai dengan emosi

sementara keajaiban benar-benar ada dalam dirimu sendiri

 

Apakah kau mendengar suara jiwa mengharap

jangan letih dan menyerah kekasih

sebab basah tidak akan membuat orang tenggelam ketakutan




=ISKANDAR YUSUF=

Tidak ada komentar:

Posting Komentar