Perjuangan utama sebuah syair, hanyalah
Untuk tak menjadi slogan
Atau kembang plastik
Dari Tuhan lahir seorang bayi
Dituding sebagai subversi, atau dipupuk
Menjadi hostes para priyayi
Syair-syair diagung-agungkan
Hingga menjadi barang kerajinan
Yang menggelikan
Cukuplah ia – kata seorang teman
Lahir dari angin
Tapi sahabat lagi mengklaim
-- syair ialah berak
Berak nasib
Orang-orang terpilin
Maka kita bertengkar
Buntu dan gagap
Dari hari ke hari
Sambil membiarkan maling-maling
1983
=EMHA AINUN NADJIB=
Tidak ada komentar:
Posting Komentar