Rabu, 14 Oktober 2015

KINI KAU MEMANGGIL MANGGIL AKU karya : Isbedy Stiawan Z. S.

berilah ucap atau sekadar maaf, apabila aku pernah membiarkanmu
terdiam di bangkumu. atau, entah di suatu hari kapan, aku telah
menyakitimu: sebentar lagi aku akan pergi, dengan kenderaan
paling akhir, di saat jam terakhir; kala orang-orang sudah sepi,
dan waku semakin menepi.

hanya malam juga lampu-lampu jalan, selalu akan mencatat
kepergian atau kebersamaan. setelah itu, seperti juga lampu
yang akan padam, aku pun akan sampai

tapi tak perlu lambai.
sebab setiap tangan yang telah
letih, tentu terkulai. –aku pun menghirup wangi nyiur,
harum bunga malam— tapi, tak ada bau kematian,
bahkan anyir darah dari sebuah lubang karena sebutir peluru
tak juga memberi kenangan;

aku tak boleh pergi?

--kini kau memanggil-manggil aku—



2009
=ISBEDY STIAWAN Z. S.=

2 komentar: