ini orang tak juga mau pergi!
sudah berapa waktu kita bersitegang, dan beberapa kali
waktu pecah; kursi retak, pembaringan patah, kasur
dan bantal amatlah kusut
aku ruwet sekali, katamu
biarkan aku sergap sakit hatimu, biarkan aku lumpuhkan
kepalamu yang penuh tanah, -ah, jangan asingkan aku
pada kesetiaan yang membetahkan hingga berlama-lama
di meja ini (bukan, pembaringan!)-
ini orang tak juga mau mengalah!
lembar-lembar namamu sudah kuhapus dari pohon-pohon,
dari tiang-tiang listrik, tembok-tembok di kota;
sebentar lagi kita akan bersua…
2009
=ISBEDY STIAWAN Z. S.=
Tidak ada komentar:
Posting Komentar