Digelap kata kata, kutulis dirimu penuh keluh
Meremangi bayang disepanjang balutan kenang
Membuat kebekuan merakit sunyi dalam puisi
Namun nyanyian rindu tak pernah surut
Mengisyaratkan sejuta lara yang terpendam diujung nadi
Hingga perihnya terlontar ke bumi, terlahir bagai elegi
Sia sia kukerat semua jejak yang membekas
Bayangmu kerap bersembunyi dilingkaran rindu
Mengajak ruang sepi bernyanyi sedih
Menggeliatkan jemari jiwa menari dingin
Membuka remang disetiap hembusan kelu aksara
Dan seperti seperti jerat perigi yang menganga
Rindu dan kenanganmu tak henti membenamkan rasa
Kembali menghirup legamnya lumpur kepedihan
=MERPATI=
Tidak ada komentar:
Posting Komentar