Telah kubangun untukmu
menara kepedulian yang menjulang ke dada kasih Tuhan,
sehingga aku sendiri menjadi kerdil dihadapanmu.
Telah kumuntahkan padamu rahasia-rahasia hatiku yang sempurna melalui ketulusan hasrat,
sehingga aku menjadi sekarat dalam kesempurnaannya.
Kurawat kekayaan hatiku,
namun aku seperti pengemis yang bertekuk lutut di hadapanmu
hingga teremehkan oleh diriku sendiri yang menggila kepadamu.
Aku tak mencelamu,oh Cinta ?
Karena hal-hal besar yang telah mengilhamiku
adalah dirimu yang menyertainya.
Tak akan kurampas kembali puisi-puisiku,
biarlah menjadi kesegaran yang mengembang
dalam farfum kehidupanmu.
Cinta ?
Engkau lahir dalam beberapa pendakian
dan menjelma saat aku terjatuh.
Engkau muncul di khayalanku,
membuatku kepayang mencumbumu
sampai waktu memerdekakanku dari segala kepentingan
menuju pengadilan Sang Maha Penyayang.
=RAMADHAN AL FATIH=
Tidak ada komentar:
Posting Komentar