Yang kemarin terjadi,maka biarlah terjadi,pergi menepi menuju sunyi dan sepi.
Yang telah berlalu,maka biarlah berlalu,membawa rindu menyekap dalam ruang bisu.
Jangan di bawa ngilu apalagi menyayat empedu.
Yang kemarin menjadi luka,maka biarkan saja terbawa senja terbasuh air mata,
jangan di kata-kata memang itulah adanya.
Yang kemarin menyakiti hati,maka biarlah menjadi imaji dan pelajaran diri,
bukan pasrah atau menyerah,tapi petiklah buah hikmah,
bukan berdiam diri atau menyendiri tapi berlari kejarlah mimpi.
Sayang jika memang sayang,biarkan hilang atau kembali menggalang.
Rindu jika memang rindu,biarlah jemu atau buat menyatu.
=RAMADHAN AL FATIH=
Tidak ada komentar:
Posting Komentar