Dia bukan sang pujangga
Hanya sosok renta yang letih memanggul rindu
Menaburkan ribuan kata kebalik gulungan awan
Memekikan gelora jemari bagi hasrat yang terpenggal
Dia kerap bertanya pada malam
Pada desiran angin yang menggulung resah
Tentang sebaris kerinduan pada penyejuk jiwa
Tentang sebuah raut jiwa yang lenyap digenggam takdir
Namun semuanya hanya diam, tunduk mengurai makna
Dia bukan seorang penyair
Hanya seraut jejak yang tersisa dari ruang silam
Mengguratkan ribuan sajak puisi
Hanya untuk sepotong hati yang terpateri kekal
Meski kerapkali buku jemarinya merintih
Menahan perih tergores tajamnya makna
=MERPATI=
Tidak ada komentar:
Posting Komentar