Rabu, 18 November 2015

TANGANMU karya : Pablo Neruda

Ketika tanganmu menyambar
menyergap tanganku, Kasih,
lalu mengambang, apa
dibawanya untukku?
Kenapa tanganmu berhenti
di bibirku, teramat tiba-tiba,
kenapa aku mengenalinya,
seperti sekali sebelumnya,
lalu, sebelum ia ada,
tangan-tanganmu pelesir
ke dahiku, ke pinggangku?

Halusnya tanganmu tiba
mengepak sayap menembusi waktu,
melewati laut dan kabut asap,
melewati Musim Semi,
dan ketika kau rebahkan
tanganmu di dadaku,
aku jadi tahu sayap-sayap ini
adalah sayap emas merpati,
aku jadi tahu liat itu,
aku tahu warna bulir padi.

Tahun-tahun hidupku
adalah jalan panjang pencarian,
pendakian anak-anak tangga,
penyeberangan ke batu-batu karang.
Gerbong kereta melemparkanku ke muka
air menyeruku kembali,
pada kulit buah anggur
seperti aku menyentuhmu.
Hutan, dalam kesekejapan,
membuat persentuhan denganmu,
pohon almon memanggil datang
kelembutanmu tersembunyi,
hingga kedua tanganmu
terkatup di dadaku,
bagai sepasang sayap
menyudahi kepak terbangnya.



=PABLO NERUDA=
(Dari Your Hands dalam Versos del Capitan)

TAJAM KENANGANMU karya : Merpati

Kubiarkan kenanganmu meretas didalam pekat

Melegam bersama kesunyian yang tak henti memburu

Dan sajakku mulai menari dalam lantunan elegi

Menikam rindu yang terpampang diujung senyap

Hingga menyempurnakan segala nafas resah ke balik beku

 

Dipuncak paling sepi, kusulang hening

Menyinggahi bayanganmu yang tersaput kabut

Meleburkan segala kesah mengganjal pada angin

Kubiarkan ragaku terpaku menadah tangisan awan

Menghirup gigil sembilu disetiap aliran nadi

Menyempurnakan segala perih yang merejam diri

 

Tajam kenanganmu tak henti menggores rasa

Menetes dari pinggir kesunyian malam

Membasahi relung kalbu dengan seribu sesal

Membuat aku kian labil diharibaan jejak bayanganmu

 

 

 

=MERPATI=

Senin, 16 November 2015

KETIKA SEPI MENIKAM karya : Merpati


Kerap kali sepi menikam

Melempar rasa kebalik gulungan hampa

Menjamah seribu perih diujung hasrat

Membuat mimpi terbunuh dalam kenangan

Sedang detik tak henti mengeja kelam

Menghembuskan angin tua yang tertatih

Membisikkan selaksa nyanyian elegi rindu

 

Baitku merebah dipelataran hening

Melipat beku dipelukan seringai angin malam

Sedang sepi kian menjadi kaca

Menggelayut erat dipundak jiwa rapuh

Menyeret rasa jatuh ke tubir jurang segala tiada

Dan membenamkannya pada lumpur kepekatan malam

 

Hanya barisan aksaraku yang masih meronta liar

Menggurat ribuan sajak hitam tanpa makna

Menggelepar resah, menahan perih tanpa wujud

Dibalik selaksa bayangmu yang kian samar

 

 

 

=MERPATI=

RINDU PADA ELOK SENYUMMU karya : Merpati


 

Kulukis wajahmu pada lembar kertas beku

Saat senandung gerimis melagukan nyanyian hening

Dan bait bait puisiku mulai terkatung bisu dibalik angin

Memendam resah tangisan ilalang basah dipenghujung

Membuat senja menjadi resah dalam balutan seribu kenang

 

Aku merindukanmu, meliukkan tawa digerhana sepi

Menghela kebisuan dalam senda senyum kita berdua

Akan kulantunkan sebait kidung mesra lewat angin deru

Sebuah lagu yang kugubah dari gemuruh cinta di nadi

Sebaris lirik jiwa yang tertulis baka pada prasasti langit

Dan tak henti aku merindukan segurat elok senyummu

Yang dulu selalu membuat aku terbuai dalam keindahan

Yang dulu kerap meneduhkan gelisah kalbuku

Meski aku harus bertandang ke dimensi lain

Tempat dimana engkau menantikan akhir perjalanan fana ini

 

 

 

=MERPATI=

Minggu, 15 November 2015

WUJUD KEINDAHAN CINTA karya : Merpati


 

Kuberikan engkau sekerling senyuman jiwa

Pada pertemuan akhir kita dalam rindu nostalgia

Sendu terbaca dari sayu kelopak matamu

Namun binar pesona masih tergurat di rona pipi

Seberkas keharuman kalbu yang sama, dibalik sosok raga yang kukenal lama

Senja merangkak indah, mengangkat beribu kepak sayap merpati

 

Tak ada lagi mimpi yang tertinggal di sini

Angin terakhir telah membawanya pergi

Hanya kenangan yang tersisa dibalik dinding

Terpampang elok diantara nyanyian murai

Tak pernah kusam walau buih kerap menggores perih

Selamanya akan terlahir indah dari rahim jiwa

Kerna engkau adalah wujud keindahan cinta

Yang mengeram baka pada relung hati terdalam

 

 

 

=MERPATI=

Sabtu, 14 November 2015

RINDU DIBALIK BAYANGAN KEKASIH karya : Merpati

Lalu langitpun menjadi tanda yang hilang arah

Mengerucut dalam gumpalan hitam legam

Kata mengawang diantara awan dan bumi

Merebak liar menjelma dalam barisan elegi sepi

Bayangan kekasih meluruh disela ruang waktu

Lenyap kebalik gumpalan angin fana

Hanya meninggalkan sobekan luka yang telah menjadi nanah

 

Kemana angin membawa bayangan kekasih ?

Sebuah tanya yang kerap kumamah dalam gelisah

Seperti pantulan kabut hitam yang meniup koridor rapuh hati

Melukai jejak kenangan sepanjang lorong waktu

Membuat aku tertatih merangkaki reruntuhan kisah

Melewati barisan rindu yang sesekali bertandang

Dan berlalu seusai menghunjamkan perih ke ujung jantung

 

 

 

=MERPATI=

 

MIMPI YANG HANYUT karya : Merpati

 

Mimpiku mengalir bersama sepi

Melepuh hanyut diujung derasnya gelombang keruh

Hanya sisa buih kenangan tertinggal

Disela luka dari kata yang terbujur kaku

Tak ada hasrat yang mampu kumaknai lagi

Hilang lenyap dikelegaman malam sekarat

 

Kususuri bayanganmu sepanjang pantai kusam

Mencari jejak tertinggal hingga kesudut ruang waktu

Namun tak kutemui aroma dirimu disepanjang perjalanan

Tiada goresan yang tersirat dari balik gelombang rasa

Hanya bunga reranting kering yang menabur semesta keraguan

Dan menguap sirna kala surya membakar raga

 

Ingin kutaburkan seluruh kisah tentangmu kebalik ombak
Agar laut menyimpannya dalam keabadian
Bersama seluruh rasa yang kerap menguliti jiwaku

Ketika bayangan rindu bertandang memanggil hasrat

 

 

 

=MERPATI=

Kamis, 12 November 2015

CINTA KITA karya : Merpati

Cinta kita

Sebuah rangkaian pelangi yang terbit dari hati

Mendaduhkan bahana senandung angin

Menggetarkan pantai jiwa dengan ombak asmara

Membuat jemari rasa tak henti menggeliat

Menggemakan ribuan tari jiwa disemenanjung waktu

 

Kau sayat jantung resah dengan bilah bilah debar

Hingga detak nadiku tak menentu, berpacu hasrat

Menggelepar dipelataran seribu damba kemilau

Membunga seluruh taman jiwaku dihembus aroma cinta

Kau terbitkan kembali mentari lelap kebalik hari

Yang tak henti melahirkan mimpi mimpi tentangmu

 

 

 

=MERPATI=

 

KETIKA MALAM MENGHADIRKAN KENANGAN karya : Merpati


Malam hadirkan dingin kenangan

Membuih disela deraian benang benang gerimis

Menggelayut kaku pada rintihan ilalang basah

Sepotong fragmen kecil yang tak patah oleh waktu

Membekas hitam direruntuhan jejak tertinggal

Seperti bekas sayatan luka yang mengering

Tak pudar oleh hembusan ruang waktu

 

Aku tersekap dilebur aroma bayanganmu

Mengeja gurat nama pada lembar coklat noktah kehidupan

Merangkai serpihan kata yang tersisa dari luka

Dan aku mengenang sukmamu dengan senandung mendung

Yang kerap merintih dari balik hembusan angin

Dimana makna menggemakan sebuah riwayat takdir

Yang tak pernah dituliskan oleh awan dan hujan

 

 

 

=MERPATI=

Rabu, 11 November 2015

TAK HENTI KUCARI JEJAKMU karya : Merpati

Rindu menjelma jadi buih

Berterbangan melaburi celah hari

Melantakkan puisi yang tak sempat usai

Hingga terbata aksara mengeja kemilau

Kusimpan syair disudut rerumputan malam

Saat kata tak lagi mampu merabai lena

Terhimpit deru sesak yang menghimpit dari nafas sepi

Hingga sengau swara jiwaku menghirup tuba kenangan

 

Lewat kesiur serapah angin

Kugemakan pekik resah ke celah tebing sunyi

Meruntuhkan malam kian pasrah kebalik gundah

Hingga geram angin akhirnya melemparkan aku ke sudut hampa

Namun aku tak hendak rebah ditengah malam

Bersama sunyi kucari jejakmu diantara butir kenangan

Di sela patahan bait syairku yang tak pernah rebah

Barangkali akan kutemui senyumku ketika fajar menyapa jiwa

 

 

 

=M ERPATI=