Senin, 11 April 2016

ISYARAT ANGIN karya : Merpati


Seperti buih yang terserap kemilau semu
Kuingin memahami isyarat yang ditanggalkan angin 
Sebuah makna impian tertinggal yang tiada terjangkau 
Dimana belenggu kelam memasung erat penglihatan yang nanar  
Memaksa sekumpulan awan luruh menjadi abu
Dan kaki kaki mimpi tak lagi menampakkan jejaknya 
Terbenam sirna dibalik kelembaban bumi

Barangkali tak perlu lagi aku sembunyi dibalik kabut musim dingin 
Mengeja setiap bayanganmu yang tak pernah terjangkau rindu 
Menjenguk puing puing kisah dipelataran berandamu 
Hanya untuk mencari penggalan kisah yang terbawa aliran kelam 
Lalu aku akan berlari meninggalkan daratan hatimu
Meninggalkan mimpi yang kian berlari risau 
Dan meninggalkan semua perih disetiap kenanganmu 



=MERPATI=

Minggu, 10 April 2016

MERAH JINGGA BIANGLALA MU karya : Merpati

Sepotong isyarat rembulan kau berikan padaku
Diantara malam malam sepi memabukkan
Ditengah deru musim kedukaan yang melanglang
Segenggam wajah pelangi yang tersibak dari balik senyuman
Dimana ada sebungkah hamparan sejuk terlintas indah
Memateri relungan kalbu dalam kedamaian rasa

Seuntai kerling yang kau lemparkan disela malamku
Masih tak mampu kuterjemahkan sebagai puisi indah
Terlihat patah diantara derai keraguan yang membahana
Menjelma bagai bisikan penggugah lelap sesaat
Sebaris senyum nyanyian hujan yang tak mampu mendekap remang
Meski kerap mendebarkan detak nadi diatas sunyi

Sepotong bianglala jingga kau ulurkan diatas kabutku
Menghias indah dibalik keremangan mendung senja
Namun tak pernah mampu menyentuh hatiku berlari
Mendekap dalam kehangatan peluk merah jinggamu



=MERPATI=

SAJAK YANG TERSESAT karya : Merpati

Kata kata telah menjadi rimba
Tiada menampak rupa kemana arah
Hanya bisu menghujat sepi
Mengekalkan rindu pada lumpur kegelapan
Makna tak lagi terbaca seperti kidung
setanggi
Menjelma menjadi temali yang kerap menjerat disetiap buih sunyi

Berkaca pada musim yang mengalir
Lambaian kemilau tiada menggugah nada
Memanggil gumpalan hasrat merebah disudut bayang
Hanya membakar sebuah pergulatan tanpa akhir
Hening demi hening telah membunuh sajak sajak ku
Dan melemparkannya pada pertikaian duka penuh luka

Tahun tahun lindap, hampa menjajah masa
Cinta dan rindu tak henti memercikan bara
Membakar setiap erangan sunyi dengan api sesal
Dan menggiring semua aksaraku merambahi malam tanpa nyanyian



=MERPATI=

Jumat, 08 April 2016

SENYUM YANG TERAMPAS karya : Merpati

Tak laju malam dipeluk lambaian rembulan
Menjurus pada gigil senyap kebekuan
Tubir kelam bergigi selakmit kokoh
Mencengkeram tegas kaki kemilau kepadanan duka
Jiwa tak mampu lagi memberontak takdir
Tersenyum patah dibentangan hitam kabut kepasrahan

Dulu telah kau ambil sisa senyuman terakhirku
Wa mendamparkannya kesudut pusaran sunyi
Hingga membuat rembulan berlari
Menitikkan gerimis kepekatan tak berujung
Dimana tak ada lagi merdu nyanyian burung malam
Hanya desah erangan selaksa aksaraku
Yang tak henti menggigil dalam pekik kedukaan



=MERPATI=

Minggu, 27 Maret 2016

MALAM TANPA RUPA karya : Merpati

Malam tanpa rupa
Menggenggam bayangan disudut bulan gelap
Menghembuskan dengusan sepi ke penjuru alam
Membuat ilalang jenuh, memalingkan muka
Di beranda rumah angin masih mengendap
Mengajak ibu bumi menangis diranah basah
Memagari tawa burung malam kebalik lelap

Aku terkunci diantara wajah kegelapan
Memeluk pinggiran hati dibawah himpitan resah
Sebaris bayangan tak hendak beranjak pulang
Memanggil kawanan duka bertandang liar
Aku memejam lelah, meletakkan segala beban pada angin
Dan berharap terbawa terbang hingga keujung sirna
Hingga tiada memagari lagi senyumku dibingkaian malam



=MERPATI=

Sabtu, 26 Maret 2016

MIMPI SEDERHANA karya : Merpati

Hatimu antara wajah fajar dan senja
Menebar kilau disepanjang remang jalan
Dan senyum mu tak henti memagari duka
Melemparkan buih buih sepi kebalik gulungan sirna
Kupuja dikau layaknya rembulan ditepi gelap
Membuat aku tergugah ditengah lelap lukaku

Kulewati hari melalui bentangan tawa
Menyemaikan ribuan benih kasih di perladangan hatimu
Seribu ombak menggelegar tiada mengguncang hasrat
Memateri sebaris angan sederhana dipelataran jiwa
Kuikuti setiap jejak senyummu bersama tumpukan doa
Semoga angan tiada sekedar menjadi mimpi semu



=MERPATI=

SEROJA DARI BALIK EMBUN karya : Merpati

Wajah tersembul dibalik halimun
Mengentaskan sebaris nada kerinduan panjang
Rasa mengeliat disekujur harum bayangan
Mengarak hasrat pada satu pusaran mimpi
Engkau hadir dari sela sela rinai gerimis fajar
Menghangatkan beku tungku hati yang telah berkarat

Seroja indah diperlintasan pagi
Menyambangi masa yang renta dimakan sunyi
Mendaduhkan atma pada gelegak nyanyian kasih
Kau bunga elok dari balik tetes embun
Membawa hangat surya membakar gigil nadi
Membuat aku tak lagi mampu mengeja elegi

Dipelataran hatimu aku terombang bagai sampan
Menahan sebaris asa yang lahir dari kehangatan jiwamu



=MERPATI=

SENYUMANMU karya : Merpati

Angin senja menghantar harum bunga
Merebakkan kelopak rasa dihaluan bumbung waktu
Kata menjelma dalam ribuan kawi syurgawi
Menggemai lorong lorong sunyi dengan pekikan hasrat
Seribu senyuman terukir begitu indah
Menghiasi dinding hati laksana barisan kerlip pelangi

Malam tak lagi gundah membawa hujan
Menyandingkan rembulan separuh pada senyum dewata
Selaksa aksara menari bersama nyanyian bintang pucat
Menghembusi ruh ruh warna pada bait sajak sajak ku
Dan aku mulai bercanda dipelukan riang
Menyirami jejak jejak bayanganmu dengan segutrat air cinta

Selalu senyumanmu yang mebuat darahku menggelegak
Menghangatkan sekujur kebekuan dibalik himpitan selimut kenang
Membuat malam malamku membara
Terbakar gelora rasa yang terbit dari indah sneyumanmu



=MERPATI=

Jumat, 25 Maret 2016

LURUH DIATAS DESAH BAYANGANMU karya Merpati

Daun daun melambai sunyi
Menari bersama rindu di tangkai malam
Hampa berlayar diatas bayanganmu
Melagukan bait bait elegi terpenggal
Mencatatkan setiap duka yang ditahbiskan awan
Aku kian tertatih diantara semilir angin beku
Mengeja setiap bisik yang disampaikan buih sepi

Tak kutemui lagi senyuman rembulan
Ketika ujung rindu tak kuasa bertajuk jua
Hanya keremangan yang semakin memamerkan gigilnya
Menjejaki rona kemilau kebalik tumpukan legam
Tak sanggup lagi bahtera rasa ini berlayar diatas desah bayanganmu
Luruh tertumbuk karang hampa yang tergelar dari balik sunyi
Nafasku kian tersengal bersama malam renta
Menahan dera himpitan ombak yang melahap waktu



=MERPATI=

Selasa, 22 Maret 2016

PADA AKHIRNYA MALAM TAKKAN LAGI BERCERITA karya : Merpati

Kini malam tak lagi bercerita tentang rindu
Tentang cinta dan kesetiaan yang terbenam airmata
Dan rembulan tak lagi menjadi harapan
Kerna gelap dan sepi telah membakarnya dalam tiada
Melarutkan semua buih asa tertinggal kebalik gulungan kelam

Barangkali kesetiaan sang waktu tiada setegar malam
Memutih disepanjang garis lelah, menanti pudar
Dan bumi yang dingin semakin menancapkan bekunya
Merampas semua kehangatan bayang dalam gigil sungai
Membuat bunga bunga rindu berguguran layu ke dasar kelam

Mungkin malam takkan lagi bercerita tentang bayang
Tentang cerita yang terpenggal di reruntuhan
Dan langit takkan lagi mengabarkan alunan rindu
Kerna segalanya telah tertimbun lenyap didasar parit kejenuhan



=MERPATI=