Rabu, 20 Mei 2015

KEPEDIHAN PUISI karya : Merpati

Menjuntai panjang berjenjang
Semburat rindu menelan senja kebalik remang
Segaris wajah terkatup beku melintas samar
Meningkap bayang senyum keperaduan duka
Tatapmu kian tajam, merenangi rindu dalam kelukaan
Membawa denyut rasa berpusar perih disenja yang gemetar

Angin memucat menghela tarian pena legam
Memaksa jemariku mengetuk rindu yang tiada berjendela
Mengarsirkan goresan hitam diatas wajah syair
Membuat aksaraku kian merebah, terinjak makna tak bertuan
Meski seribu kali benakku berangan meningkap kebiruan
Namun gulana gundah tak henti membungkus bayangmu
Menikamkan nafas kepedihan dibalik ruh puisiku




=MERPATI=

SEBARIS SESAL DIKISI RINDU karya : Merpati

Seperti ranting ranting patah
Jejak ku mengering dan lapuk
Tenggelam kebalik malam yang memudar
Bersama bayangan yang menirus sirna
Namun aku masih merangkaki mimpi mu
Menjadi merpati sisa dari cerita tentang cinta

Sebait sesal yang selalu terpahat pada rindu
Merebak diujung benak bagai tikaman duri
Hingga aku tak mampu lagi bersyair tentang rembulan
Dimana kemilau hangatnya kerap menyepuh gelap malamku
Seperti daun daun luruh kebalik bumi
Segenggam hasrat dan cintapun terbawa sirna
Bersama kepergian dirimu kebalik bayangan angin
Dan hanya menyisakan nyanyian rindu yang tak pernah usai




=MERPATI=

C.L.B.K karya : Merpati

Melambung rasaku direntak getar
Mengawang dijungjung haluan bayang
Tandangmu kembali merona warni langit lazuardi
Meranggitkan jiwaku kelengkung pelangi senja
Kau hembuskan lagi aroma wangi cinta yang tertlelap
Hingga berdendang hatiku, mendaduhkan kawian asmaradana

Hidup seperti laku lakon dipanggung belantara
Tak bermimpi rembulan jatuh memeluk jiwa
Namun senyum sang waktu telah membawa pulang kelopak terberai
Engkau hadir lagi ketika aku tengah rebah menggenggam luka
Mengais puing puing rindu dalam kesendirian bayang

Bulan mengintai dicelah awan
Membawakan senyum harapan bahagia
Lenalah aku selintas direntang masa
Dalam rangkum indah kenangan lama
Sebersit nyanyian kasih mengalun bersama hadirmu
Dibalik riuhnya gemuruh cinta lama yang tergugah




=MERPATI=

FATAMORGANA CINTA karya : Merpati

Menengadah pada langit
Merentang sebait alunan japa
Terkuak sedan jiwa dibalutan sesal
Ketika raut keakuan tak lagi tegar
Dihempas wajah pahit sebuah kenyataan

Telah habis kata merenangi sungai duka
Tenggelam dalam derasnya air mengalir
Tiada lagi hasrat yang tersisa dari balik mimpi
Luruh berserpih dibawah puing kelukaan
Dan yang tertinggal diatas langkah hanya kebekuan

Cinta kembali menampakan raut legamnya
Merobek angan dengan duri duri tajamnya
Membenamkan kaki jiwa rapuh
Kedalam lumpur hitam kedukaan
Cinta hanyalah fatamorgana keindahan semu
Yang akan berlalu seusai memeluk erat jiwa sesaat




=MERPATI=


MENANTI DIUJUNG PESONA karya : Merpati

Guratan aksaramu memukau jiwa
Menelanjangi heningku diujung imaji hampa
Membuat aku meronta dalam geliat hasrat
Terpanggang bara makna yang tersurat tegas
Dikisi nada syairmu, aku melemah
Laksana garang surya terbasuh gerimis

Menjamah kening rembulan
Menanti embun bebas mengecup jiwa
Hingga imaji rasaku memberontak liar
Merengkuh bayang yang terulas dibalik kata
Merajut rangkaian kisah diselembar syair putih

Goresan katamu tak henti menari indah
Menggapai jemari jiwa bertandang resah
Namun keberanian kalbu tiada sekukuh geliat syair
Terdiam luruh bagai daun tersiram hujan
Hanya menanti diujung pesona bianglala




=MERPATI=

GORESAN ASA karya : Merpati

Malam meranggas hening
Jatuh kata sepi diujung pena
Kenangan tergurat mati
Merebah layu disela rindu berkarat
Sepi menjelma menjadi kilau duka
Tersepuh makna yang kandas

Kugoreskan bait sajakmu pada titik embun
Jatuh dan sirna kala lirih angin menyapa
Kutulis dan kutulis lagi syair baru tiada henti
Hingga malam mengukirkan serangkai makna
Dan meningkap semua jejak yang tertinggal
Dengan sebaris kemilau rasa yang teruntai indah




=MERPATI=

JEJAK KEKASIH karya : Merpati

Ditanah tak bernama, aku menjelma dalam syair
Mengarsir beranda semu dengan gerhana hati
Dimana barisan ruh kata kata menggeliat
Mengaliri keheningan rimba dengan selaka sedan
Kuhembuskan terompet makna kegelapan
Pada setiap ruang beku lorong lorong sepi

Di semesta maya, nafasku hilang rupa
Tersengal dibalik himpitan bayang mengerak
Sedang langkahpun telah hilang ketegaran
Tersuruk ditikam sulur hujan kenangan legam
Diranah kenangan ini yang tertinggal hanya jejak kekasih
Yang mulai terlihat hitam dan membatu



=MERPATI=

TAK ADA SENYUMMU DISINI karya : Merpati

Tak ada angin disini, juga ragamu
Hanya nyanyian jangkerik memecah bisu
Dan sekawanan nyamuk yang kehilangan rasa
Aku disini bersama kesendirian
Memetik dawai rindu dibawah tangisan alam
Menggenggam sebait kenangan yang telah kehilangan kata

Tiada lagi senyum menghias jantung malam
Hanya serangkai gerimis yang masih menyisakan dingin
Dan gugusan syair yang mulai kehilangan makna
Seusai ragamu berlari, menghilang kebalik angin
Sedang aku masih disini, mengais jejak hitam diberandamu
Menggenggam gumpalan sesal yang tiada bertepi




=MERPATI=

AKU MELIHAT DIRIKU karya : Merpati

Aku mendengar gumam doa lirih
Dari bibir jiwa yang tengadah hening
Serangkum japa mantera yang terbit dari luka
Ketika rasa telah ditinggalkan oleh keriuhan bayang
Dan seribu kelam memagari ruang hati

Aku melihat seraut wajah yang termangu
Mendekap sunyi, memutari aliran hampa
Menyapa derap waktu dalam baluran sesal
Namun samar samar masih dapat kubaca
Segenggam hasrat keteguhan dari balik bola matanya




=MERPATI=

Minggu, 10 Mei 2015

DENGUSAN SANG CINTA karya : Merpati

Angin mendesah melukis sedan 
Mengurai jerit kehidupan yang hilang 
Tiada bincang menggemai sepi 
Hanya lengkingan parau suara gagak malang 
Serpihan rasa meluruh, beku dalam legam 
Menyatu hening dalam kesedihan alam

Kumandang rindu merejam dalam dendam 
Berpusar terseret arus tak berujung 
Dari balik buih rindu, kulihat jelas wajah sang cinta 
Mendengus lirih, meraba dan mencabik benak 
Melempar sebaris senyum cemooh pada diri
Sambil mengumpat, “Pecundang !!”

Angin merintih, melolong dalam saga 
Membawakan cerminan bayang diri yang pucat pasi
Kusam dan terluka sepanjang badan




=MERPATI=